Kamu Punya Rencana Nikah Tahun Depan? Beginilah Tips Menabungnya
By: Date: September 13, 2020 Categories: Bisnis dan Ekonomi

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa membangun rumah tangga itu merupakan salah satu tujuan hidup umat manusia. Maka dari itu, kita jangan sampai menganggap remeh sebuah pernikahan dan harus dipikirkan secara matang-matang. Nah, bagi kamu yang punya rencana nikah di tahun depan, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan memberikan beberapa tips menabung untuk menikah. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasan dibawah ini.

1. Harus Mempunyai Komitmen

Selain dalam hubungan asmara, sebuah komitmen juga sangat diperlukan dalam urusan menabung. Ya, sebelum memulai menabung, pastikan bahwa kamu dan pasanganmu memiliki komitmen yang kuat serta mempersiapkan hati dan pikiran. Mengapa demikian? Pasalnya, proses menabung itu tidak semudah yang kamu bayangkan lho. Dengan kata lain, ada beberapa anggaran yang harus kamu sisihkan untuk menabung, seperti kebiasaan makan di restoran, jalan-jalan, shoping, dan lain sebagainya.

2. Buat Rincian Anggaran Menikah

Dalam hal ini, kamu harus mulai menyusun kebutuhan dan rincian pengeluaran yang dibutuhkan untuk pernikahan. Buatlah rincian kebutuhan pernikahan dengan sangat detail, mulai dari sewa gedung, gaun, catering, hiburan, kartu undangan, dan lain sebagainya. Pada total anggaran tersebut, nantinya kamu akan mengetahui berapa target uang yang harus ditabung.

3. Membuat Rekening Khusus Untuk BIaya Menikah

Setelah kamu mengetahui target uang yang harus ditabung, maka tips berikutnya yang harus dilakukan adalah membuat rekening khusus untuk biaya menikah. Dengan kata lain, jangan sampai kamu mencampurkan antara rekening pribadi dengan uang tabungan menikah. Apabila dicampurkan, maka dana tabungan menikahmu akan terpakai secara tidak sadar lho! 

4. Alokasikan Sebagian Penghasilanmu

Jika kamu sudah membuat rekening khusus untuk biaya pernikahan, maka sudah saatnya bagi kamu untuk mulai menyisihkan sebagian pendapatan sebagai tabungan pernikahan. Tak perlu langsung dalam jumlah yang besar, kamu bisa menyisihkan sekitar 20 % – 30% dari penghasilanmu. Ya, misalkan saja penghasilanmu per bulannya itu adalah Rp 5 juta, dan kamu harus menyisihkan 30% dari gaji tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *