Keunikan Rumah Adat Suku Dani yang Menakjubkan

Informasi
5 Keunikan Honai Rumah Adat Papua Suku Dani | Indozone.id

Suku Dani di Papua masih mempertahankan tradisi mereka yang erat. Mereka memiliki rumah adat yang disebut dengan rumah Honai.

Rumah Honai memiliki arsitektur yang khas dimana atapnya terbuat dari jerami atau ilalang. Keunikan rumah adat honai sudah langsung terlihat dari pertama kali melihatnya yaitu rumah ini memiliki bentuk yang unik.

Keunikan rumah adat honai masih banyak lagi, biar kamu semakin tau tentang rumah adat Honai ini. Yuk simak pembahasannya dibawah ini!

  • Bentuk Rumah yang Kecil

Keunikan rumah adat honai langsung terlihat ketika kamu memasuki rumah adat khas Papua satu ini. Tidak seperti rumah umumnya yang memiliki banyak ruangan seperti kamar tidur, ruang tamu, dan dapur, rumah adat honai hanya memiliki satu ruangan yang berukuran kecil.

Di dalam rumah adat honai hanya ada perapian pada bagian tengah ruangan, perapian tersebut digunakan untuk menghangatkan diri ketika berkumpul. Rumah adat honai yang bentuknya kecil memiliki dua tingkat yang dihubungkan dengan tangga kayu.

Lantai pertama rumah Honai digunakan untuk menjamu tamu, dan tempat berkumpul dengan warga lain. Sedangkan lantai keduanya digunakan untuk tempat istirahat dan tidur.

Keunikan rumah Honai berikutnya yaitu tidak memiliki jendela, rumah honai hanya memiliki satu pintu berukuran kecil untuk masuk dan keluar. Jadi jika kamu ingin memasuki rumah honai kamu harus membungkukan badan.

Rumah Honai hanya memiliki 1 meter dari atapnya. Ketiadaan jendela di rumah Honai ini bertujuan untuk menghalau udara dingin dan serangang binatang buas.

  • Rumah Honai Memiliki Banyak Fungsi

Keunikan rumah adat honai bisa dilihat dari fungsi gunanya yang sangat beragam. Rumah honai bukan hanya dijadikan tempat tinggal, tetapi memiliki banyak fungsi urgensian lainnya.

Rumah honai sendiri merupakan rumah khusus lelaki suku Dani, yang digunakan untuk tempat berkumpul para warga jika ingin merencanakan strategi atau diskusi biasa. Selain itu rumah honai juga digunakan untuk menyimpan hasil panen, hasil ternak, dans ebagai rumah pengasapan Mumi.

  • Peraturan Rumah Honai

Rumah adat Honai memiliki beberapa peraturan yang membuatnya unik. Rumah adat honai hanya ditempati oleh para laki-laki, sedangkan para wanita dan anak-anak tinggal di rumah yang berna Ebe’i.

Rumah Ebei bentuknya sama persis dengan rumah Honai akan tetapi tingginya lebih pendek dari rumah Honai. Kedua rumah adat ini dapat menampung orang sebanyak sepuluh orang.

Masyrakat suku Dani sangat melarang rumah adat honai dimasuki pare perempuan Suku Dani, meskipun perusahaan itu adalah isitri dari salah satu penghuni rumah Honai. Jika ingin melakukan hubungan suami istri, mereka dapat melakukannya di rumah Ebeai ketika tidak ada orang didalam rumah ebeai tersebut.

Selain menjadi tempat tinggal perempuan, rumah ebei juga dijadikan tempat untuk mendidik anak-anak perempuan.

  • Filosofi Rumah Adat Honai

Keunikan rumah adat honai yang tidak bisa lepas adalah dari filosofi rumah honai yang sangat melekat dengan kebudayaan mereka. Berikut dibawah ini beberapa filosofi rumah adat Honai:

  • Nilai Menjaga Kesatuan dan Persatuan

Rumah adat honai memiliki nilai menjaga kesatuan dan persatuan sesama suku, mereka sama-sama  mempertahankan budaya yang sudah diwariskan para leluhurnya untuk selamanya. Salah satu nilai kesatuan dan persatuan yang tidak dilepaskan pada rumah adat honai yaitu ketika proses pembangunanya.

Dalam proses pembangunanya rumah adat honai hanya boleh di bangun oleh para lelaki suku Dani secara gotong-royong.

  • Sehati, Satu Pikiran, dan Satu Tujuan

Masyarakat suku Dani yang tinggal didalam rumah honai seluruhnya akan sehati, satu pikiran, dan satu tujuan dalam menyelesaikan pekerjaan ataupun masalah.

  • Simbol Kepribadian dan Martabat

Rumah adat Honai merupakan simbol identitas dan martabat masyarakat Dani yang dijaga oleh keturunanya untuk anak cucu mereka di masa depan. Oleh karenanya rumah adat dani artistiknya masih sangat tradisional ditengah-tengah era modern ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *